Modus Penipuan Menggunakan Kecantikan, Pasutri Ini Tipu 17 Pria Melalui Aplikasi Online

Modus Penipuan Menggunakan Kecantikan, Pasutri Ini Tipu 17 Pria Melalui Aplikasi Online
Modus Penipuan Menggunakan Kecantikan, Pasutri Ini Tipu 17 Pria Melalui Aplikasi Online/ Foto: detik.com

gosipbintang.com – Berbagai modus dilakukan orang untuk melakukan penipuan demi mendapatkan uang, salah satunya dengan memanfaat kecantikan yang ia miliki.

Seperti pasangan suami istri (pasutri), FR (28) dan TM alias Shasa (26). Mereka ditangkap polisi karena melakukan penipuan dengan modus mengajak kencan para korbannya melalui aplikasi online.

Hasil pemeriksaan polisi terungkap, sedikitnya ada 17 pria yang menjadi korban penipuan dari pasutri tersebut.

Menurut Kapolsek Palmerah, Kompol Sugiran, hingga saat ini pihaknya telah menerima lima laporan polisi terkait penipuan pasangan suami istri ini.

Akan tetapi, menurut pengakuan kedua pelaku, sudah ada belasan orang yang menjadi korban.

BACA JUGA:  Kronologi dan Identitas Korban Kecelakaan Tragis Bus PO Handoyo di Tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat

“Pelaku telah melakukan kejahatan ini kepada banyak korban. Berdasarkan pengakuan mereka, ada 17 orang yang menjadi korban. Namun, yang melapor ke Polsek baru 5 orang,” jelas Sugiran kepada wartawan, Jumat (26/1/2024).

Memasang Foto Profil Wanita Cantik

Lebih lanjut, Sugiran menjelaskan, pasangan suami istri tersebut melakukan aksinya dengan mengajak pria untuk kencan melalui aplikasi online. Pelaku memasang foto wanita cantik di media sosial untuk menarik perhatian para lelaki.

“Para korban adalah pria yang tertarik dengan akun tersebut. Akun tersebut memakai foto profil wanita cantik. Dirasa siap, pelaku wanita, kemudian mengajak korbannya untuk berkencan,” kata Sugiran.

BACA JUGA:  Kisah Pilu Bule Austria Arzum Balli, Suami Kecanduan Judi Online Rumah Tangga Berantakan

Shasa berperan sebagai wanita cantik dalam sebuah akun aplikasi kencan yang dioperasikan oleh suaminya, FR. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian para pria.

Setelah tertarik, pelaku mengajak korban untuk bertemu. Saat bertemu, Shasa menjalankan aksinya dengan meminjam motor korban dengan berbagai alasan. Motor tersebut kemudian diserahkan kepada suaminya, FR.

“Setelah mendapatkan motor korban, pelaku berinisial TM alias Shasa (26) membawa motor tersebut ke kos tempat mereka tinggal dan diserahkan kepada suaminya, FR (28),” jelasnya.

Selanjutnya, motor hasil curian tersebut dijual kepada seorang penadah bernama SH. Pasangan suami istri tersebut mengakui bahwa sudah ada 17 korban.

BACA JUGA:  Kisah Mengerikan di Kontrakan Gang Roman: Panca Darmansyah Menghabisi Nyawa Keempat Anaknya karena Dugaan Perselingkuhan Istri

Motor hasil pencurian tersebut kemudian dijual kepada seseorang berinisial SH. Dia merupakan seorang penadah. Kepada penyidik, pasangan pelaku kejahatan tersebut mengakui sudah ada 17 orang laki-laki yang menjadi korban penipuan mereka.

Uang yang mereka peroleh dari penjualan motor tersebut di gunakan oleh kedua pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Saat ini, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Pasangan tersebut dijerat dengan Pasal 378 dan/atau 372 KUHP. Sementara itu, pelaku SH dijerat dengan Pasal 480 KUHP yang mengancam dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun.***