Rekomendasi 8 Film Romantis Jepang yang Menggetarkan Hati, yuk Simak Sinopsisnya

Rekomendasi 8 Film Romantis Jepang yang Menggetarkan Hati, yuk Simak Sinopsisnya
Rekomendasi 8 Film Romantis Jepang yang Menggetarkan Hati, yuk Simak Sinopsisnya/ Foto: mydramalist

gosipbintang.com – Jika anda penyuka dan penikmat film-film romantis. Dalam artikel ini, Gosip Bintang merekomendasikan 8 Film Romantis Jepang yang mampu menggetarkan hati penontonnya.

Bahkan ada yang bikin penonton Baper hingga tak terasa air matanya meleleh.

Perlu anda ketahui  bahwa Jepang tidak hanya terkenal dengan film anime-nya, tetapi juga dengan film-film romantis yang mengharukan.

Banyak dari film-film romantis ini mengadaptasi dari anime atau novel yang sudah populer di kalangan masyarakat.

Namun, jangan salah, versi live action dari adaptasi tersebut juga tidak kalah menarik untuk ditonton.

Terlebih lagi, akting para aktor dan aktrisnya yang luar biasa pasti akan membuat hati kita berdebar-debar.

Jadi, apa saja film-film Jepang romantis yang populer dan masih layak anda tonton di tahun 2024 ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini

8 Rekomendasi Film Romantis Jepang:

1. Kimi Ni Todoke (From Me To You)

Film Jepang romantis yang direkomendasikan berikutnya adalah Kimi Ni Todoke atau From Me To You.

Film ini rilis pada tahun 2010 dan memiliki durasi 2 jam 8 menit. Genre film ini adalah Romance, Life, Youth, High School.

Kimi Ni Todoke mengisahkan tentang kehidupan Sawako Kuronuma (Tabe Mikako), seorang gadis yang sejak kecil selalu di jauhi oleh teman-temannya dan di juluki “Sadako” karena penampilannya yang mirip dengan hantu legendaris.

Sawako memiliki rambut panjang yang menutupi wajahnya dan tatapan yang tajam. Hingga SMA, Sawako tidak memiliki teman dan selalu merasa malu untuk berbicara.

Segalanya berubah ketika Sawako bertemu dengan Shota Kazehaya (Miura Haruma), seorang murid tampan dan populer di sekolah.

Pertemuan mereka terjadi ketika Kazehaya, yang merupakan murid baru, bertanya kepada Sawako tentang letak sekolah. Meskipun Sawako menjawab dengan suara pelan, Kazehaya justru tertarik pada gadis tersebut.

Seiring berjalannya waktu, Sawako dan Kazehaya menjadi teman sekelas. Dengan bantuan Kazehaya, Sawako akhirnya memiliki teman-teman, seperti Chizuru dan Ayane.

Sawako merasa bahagia karena bisa berinteraksi dan bercanda seperti murid SMA pada umumnya. Meskipun ada rumor aneh tentang Chizuru, Sawako dan Ayane tetap berteman dan saling mendukung.

Sejak awal pertemuan, Kazehaya sudah menyukai Sawako. Ia memperlakukan Sawako dengan baik dan sangat menghormatinya.

Di tengah cerita, ada adegan di mana Sawako berani membela dirinya sendiri di hadapan seorang gadis yang menyukai Kazehaya, meskipun gadis tersebut “memfitnah” Sawako.

Pada malam Natal, Kazehaya mengajak Sawako berkencan untuk mengungkapkan perasaannya.

Namun, Sawako menolaknya secara langsung dan meninggalkan Kazehaya. Tentu saja Kazehaya merasa sakit hati dan tidak berkomunikasi lagi dengan Sawako.

Di sisi lain, Sawako yang juga memiliki perasaan sama akhirnya berani untuk menebus kesalahannya yakni dengan menemui Kazehaya di malam tahun baru. Saat itulah, Sawako berani mengungkapkan perasaannya kepada Kazehaya.

Tahun Rilis: 2010
Genre: Romance, Life, Youth, High School
Durasi: 2 jam 8 menit

2. Shigatsu wa Kimi no Uso (Your Lie in April)

Rekomendasi film Jepang romantis berikutnya adalah Shigatsu wa Kimi no Uso atau yang lebih di kenal dengan judul Your Lie in April. Film ini merupakan adaptasi dari manga dengan judul yang sama.

Ceritanya mengisahkan tentang Kosei Arima (Yamazaki Kento), seorang pianis yang telah memenangkan berbagai kompetisi sejak kecil.

Sejak kecil, Kosei selalu di awasi ketat oleh ibunya untuk berlatih piano, sehingga ia di juluki sebagai manusia metronom karena keseriusannya dalam memainkan piano.

Namun, setelah ibunya meninggal dunia, Kosei mengalami trauma yang membuatnya kehilangan kemampuan mendengar suara piano, meskipun secara fisik pendengarannya normal.

Selama 2 tahun berlalu, Kosei hanya berinteraksi dengan sahabat-sahabatnya, Tsubaki Sawabe dan Ryota Watari.

Suatu hari, Kosei bertemu dengan Kaori Miyazono (Hirose Suzu), seorang pemain biola yang ceria dan penuh semangat.

BACA JUGA:  5 Rekomendasi Film Superhero dengan Sentuhan Horor: Menghadirkan Suasana Seram dan Menegangkan

Kaori memiliki gaya bermain yang ekspresif dan bebas, berbeda dengan Kosei yang selalu kaku saat bermain piano.

Kaori mengetahui tentang trauma yang dialami Kosei dan perlahan-lahan mengajaknya untuk menjadi pengiring piano dalam kompetisi. Awalnya, Kosei ragu, tetapi akhirnya ia setuju.

Seiring berjalannya waktu, Kaori berhasil membantu Kosei “kembali” ke dunia musik dan mengajarkannya bahwa dalam memainkan musik, perlu merasakan dengan perasaan dan imajinasi.

Kosei mulai menyukai Kaori, tetapi ia tidak berani mengungkapkan perasaannya karena Kaori tampaknya lebih tertarik pada sahabatnya, Watari.

Suatu hari, Kaori jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Hal itu tentu saja membuat kolaborasi antara Kaori dan Kosei gagal, sehingga Kosei pun meminta bantuan Nagi Aiza untuk menggantikan Kaori sementara sekaligus memotivasi gadis itu supaya dapat bertahan dalam sakitnya.

Tibalah di waktu dimana Kosei menampilkan kemampuan berpianonya yang sudah tidak kaku dan lebih ekspresif.

Saat tampil, Kosei melihat bayangan Kaori menemaninya yang ternyata itu merupakan roh Kaori. Yap, Kaori sudah meninggal dunia ketika operasi dan ketika Kosei tengah dalam kompetisi.

Di pemakaman Kaori, Kosei mendapatkan sebuah surat dari kedua orang tua Kaori yang menuliskan bahwa sejak kecil Kaori sudah tertarik dan terpesona dengan permainan piano Kosei.

Sebenarnya, Kaori sudah menyukai Kosei sejak lama, bahkan dirinya pun menuliskan hal-hal apa saja yang sudah dilakukannya supaya dapat dekat dengan Kosei.

Kaori juga sadar bahwa dirinya memiliki penyakit keras yang membuatnya akan meninggal dunia dalam waktu dekat, sehingga dirinya memilih untuk menjadi karakter yang lebih ceria dan bebas.

Tahun Rilis: 2016
Genre: Musik, Psikologi, Romansa, Drama
Durasi: 2 jam 2 menit

3. Orange

Film Jepang romantis yang direkomendasikan selanjutnya adalah Orange. Film ini rilis pada tahun 2015 dan memiliki genre Psychological, Romance, Drama, dan Sci-Fi. Durasinya adalah 2 jam 19 menit.

Orange mengisahkan tentang seorang siswi SMA bernama Naho Takamiya yang berusia 16 tahun. Suatu hari, Naho menerima surat aneh yang sebenarnya di kirim oleh ia sendiri 10 tahun di masa depan.

Surat tersebut berisi tentang perasaan cinta Naho terhadap seorang murid pindahan bernama Kakeru Naruse. Surat itu juga meminta Naho untuk mencegah penyesalan-penyesalan yang akan terjadi di masa depan.

Awalnya, Naho tidak percaya dengan isi surat tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, Naho mulai mempercayainya karena beberapa hal yang tertulis di surat tersebut terbukti benar-benar terjadi.

Surat-surat tersebut juga memberikan petunjuk kepada Naho untuk menyelamatkan Kakeru, yang memiliki latar belakang kelam karena ibunya bunuh diri.

Naho kemudian berusaha mendekati Kakeru dan mengajaknya bergabung dengan teman-temannya.

Mereka berusaha menjaga Kakeru agar tidak mengalami hal-hal buruk yang tercantum dalam surat-surat tersebut. Naho bahkan melarang Kakeru menerima cinta dari kakak kelasnya.

Seiring berjalannya waktu, Naho menikah dengan Suwa dan memiliki seorang anak. Pada tahun 2025, Naho dan teman-temannya berencana mengunjungi rumah Kakeru. Namun, mereka mendapatkan kabar bahwa Kakeru telah meninggal karena bunuh diri.

Dengan cerita yang penuh emosi dan misteri, Orange menjadi film yang menggugah perasaan penontonnya. Film ini mengajarkan tentang pentingnya menghargai waktu dan menjaga orang-orang terdekat kita.

Usut punya usut, ternyata Suwa juga menerima surat dari masa depan seperti halnya Naho.

Keduanya pun sepakat untuk mencegah hal buruk yang terjadi pada Kakeru supaya sahabatnya itu tetap bersama-sama, tidak seperti yang terjadi di tahun 2025 ini.

4. I Want To Eat Your Pancreas

Cerita ini mengisahkan tentang seorang siswa SMA bernama Shiga Harugi (Takumi Kitamura) yang sangat pendiam dan selalu menyendiri.

BACA JUGA:  Nantikan Peran Unik Kim Young Dae dalam Drama Perfect Family yang Penuh Misteri, Ini jadwal Tayang!

Suatu hari, Shiga menemukan sebuah buku harian dengan judul “Living with Dying” di sampul depannya. Buku harian tersebut berisi tentang kehidupan pemiliknya yang menderita penyakit pankreas.

Ternyata, pemilik buku harian tersebut adalah teman sekelasnya, Sakura Yamauchi, yang hanya bisa hidup dalam waktu yang singkat.

Sakura Yamauchi ( Hamabe Minami) adalah seorang gadis ceria dan populer di sekolah. Ia sangat menyayangi sahabatnya, Kyoko ( Karen Otomo), yang selalu menemaninya di mana pun dia berada.

Sakura mengetahui bahwa Shiga membaca buku harian tersebut, namun ia tidak marah. Malah, Sakura mengajak Shiga untuk berteman dengannya dan masuk ke dalam kehidupan yang singkat itu.

Shiga dengan setia menemani Sakura hingga akhir hayatnya. Selama bersama, keduanya saling kagum dengan karakteristik yang mereka miliki.

Shiga kagum dengan keceriaan Sakura, sementara Sakura kagum dengan keberanian Shiga dalam menghadapi kesendirian.

Waktu berlalu dengan cepat, 12 tahun kemudian. Shiga telah dewasa dan menjadi seorang guru di sekolah tempat mereka dulu bersekolah bersama Sakura.

Suatu hari, Shiga kembali menemukan sebuah catatan milik Sakura di perpustakaan. Catatan tersebut berisi bahwa Shiga dan Kyoko harus menikah…

Tahun Rilis: 2017
Genre: Romansa, Remaja, Drama
Durasi: 1 jam 55 menit

5. Isshuukan Friends (One Week Friends)

https://mydramalist.com/

Film Jepang romantis yang direkomendasikan berikutnya adalah Isshuukan Friends atau One Week Friends. Film ini rilis pada tahun 2017 dan memiliki genre Psychological, Romance, Life, dan Youth.

Ceritanya mengisahkan tentang seorang gadis SMA bernama Kaori Fujimiya yang menderita penyakit amnesia disosiatif.

Ingatan Kaori hanya bertahan selama seminggu dan di reset setiap hari Senin. Karena itu, dia tidak memiliki teman karena selalu lupa dengan siapa dan bagaimana mereka saling mengenal.

Namun, Yuki Hase, seorang teman sekelasnya, ingin menjadi teman dekat Kaori. Dia mengetahui tentang kondisi Kaori setelah diberitahu oleh wali kelasnya.

Meskipun demikian, Hase tetap bertekad untuk berteman dengan Kaori dan mencari cara agar tetap di ingat olehnya. Akhirnya, Hase menemukan cara dengan menuliskan segalanya di buku catatan.

Kehadiran Hase dalam hidup Kaori membuat masa SMA-nya menjadi lebih berwarna. Di tambah lagi dengan kehadiran sahabat-sahabat Hase.

Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena orang-orang dari masa lalu Kaori, yaitu Kujo Hajime dan Kondo Mayo, kembali dan membuatnya teringat akan luka yang pernah dialaminya.

6. Kyou No Kira-Kun (Closest To Heaven)

Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis SMA yang pendiam dan memiliki poni panjang yang menutupi matanya, bernama Ninon Okamura (Iitoyo Marie).

Ninon tidak pernah memiliki teman, sehingga dia selalu membawa seekor burung nuri sebagai teman bicaranya.

Karena itu, dia sering dianggap aneh oleh teman-temannya dan bahkan sering dibully. Namun, ada satu orang yang selalu membela Ninon, yaitu Yuji Kira.

Yuji Kira (Nakagawa Taishi) adalah seorang siswa populer yang suka menggoda banyak gadis.

Namun, tidak ada yang tahu bahwa dia melakukannya karena dia memiliki penyakit parah dan hanya bisa hidup selama satu tahun.

Sebenarnya, Ninon dan Yuji adalah tetangga sebelah rumah, tetapi mereka belum pernah berbicara satu sama lain. Ninon juga tahu bahwa Yuji yang populer itu memiliki penyakit serius.

Suatu hari, Ninon melihat Yuji menangis di taman karena dia hanya memiliki waktu hidup satu tahun. Ninon kemudian bertekad untuk menemani Yuji sampai akhir hidupnya.

Bahkan, Ninon memotong poninya agar Yuji bisa melihat ketulusannya. Sejak hari itu, mereka menjadi dekat dan saling jatuh cinta.

Sayangnya, ketika mereka resmi berpacaran, Ninon harus menyaksikan Yuji kambuh karena penyakit jantungnya.

BACA JUGA:  Rekomendasi 7 Film Romantis Barat, Kisahnya Bikin Anda Terhanyut dan Terharu

Tahun Rilis: 2017
Genre: Romansa, Remaja, Drama
Durasi: 1 jam 49 menit

7. Wolf Girl and Black Prince

Film Jepang romantis yang direkomendasikan selanjutnya adalah Wolf Girl and Black Prince. Film ini rilis pada tahun 2016 dan memiliki genre komedi, romansa, dan remaja.

Yamazaki Kento, aktor populer, kembali menjadi bintang utama dalam film ini. Wolf Girl and Black Prince juga merupakan adaptasi dari anime dengan judul yang sama.

Cerita film ini mengisahkan tentang seorang gadis SMA bernama Erika Shinohara yang sering kali berbohong kepada teman-temannya tentang kehidupan cintanya.

Erika selalu mengklaim bahwa dia memiliki pacar yang tampan dan romantis, hanya untuk mendapatkan pujian dari teman-temannya.

Namun, kenyataannya Erika sebenarnya tidak memiliki pacar. Teman-teman Erika mulai meragukan kebenaran ceritanya. Suatu hari, Erika melihat seorang anak laki-laki tampan dan memutuskan untuk mengambil fotonya.

Dia kemudian menunjukkan foto tersebut kepada teman-temannya sebagai bukti bahwa dia memiliki pacar. Ternyata, anak laki-laki dalam foto tersebut adalah Kyouya Sata, teman sekelasnya.

Untuk membuat teman-temannya semakin percaya, Erika meminta Kyouya untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Namun, Erika tidak menyadari bahwa Kyouya memiliki sisi gelap dalam hidupnya.

8. My Tomorrow, Your Yesterday

Film Jepang romantis berikutnya yang direkomendasikan adalah My Tomorrow, Your Yesterday. Film ini dirilis pada tahun 2016 dan memiliki genre Romance, Sci-Fi, dan Youth.

Ceritanya mengisahkan tentang Takatoshi Minamiyama, seorang sarjana seni visual berusia 20 tahun yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada seorang gadis bernama Emi Fukuji.

Meskipun ada hal-hal aneh yang terjadi pada Emi, seperti kemampuannya memprediksi masa depan dan perubahan usianya yang berjalan mundur, Takatoshi tetap mencintainya.

Mereka pun resmi pacaran pada tanggal 1 Maret. Namun, mereka hanya bisa bersama selama sebulan setiap lima tahunnya.

Suatu hari, Takatoshi menemukan buku harian Emi yang memiliki catatan waktu dengan alur mundur.

Emi mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari dunia di mana waktu berjalan mundur. Meskipun demikian, cinta mereka tetap kuat meski harus menghadapi tantangan waktu yang unik ini.

Pada usia 20 tahun inilah menjadi waktu yang cocok untuk keduanya dapat bersama sekaligus menjadi waktu terakhir untuk menjalin hubungan karena usianya sama-sama 20 tahun.

Mendengar akan hal itu, tentu saja Takatoshi menganggap Emi hanya membual dan semakin ragu akan hubungannya tersebut. Namun akhirnya diyakinkan kembali oleh temannya untuk tetap mengejar Emi.

Tepat pada 16 Maret, dimana menjadi hari terakhir mereka bersama, Takatoshi menggambar sketsa wajah Emi dan menunggu di kereta api tempat mereka bertemu pertama kali. Sayangnya, Emi menghilang dan tidak dapat menemui Takatoshi.

Waktu berjalan hingga 5 tahun kemudian, Takatoshi bertemu dengan Emi yang tengah dalam usia 15 tahun dan akhirnya dapat memberikan sketsa yang pernah dibuatnya di masa lalu.

Lalu ketika 10 tahun kemudian, Takatoshi justru menyelamatkan seorang gadis kecil berusia 5 tahun dari tragedi kebakaran di sebuah festival. Setelah ditelusuri, sosok gadis kecil itu adalah Emi.

Demikian ulasan Gosip Bintang mengenai rekomendasi film Jepang romantis yang kami himpun dari berbagai website atau aplikasi streaming film. Selamat menonton!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *