Vin Diesel Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Asistennya pada Proses Pembuatan Film Fast and Furious

Vin Diesel Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Asistennya pada Proses Pembuatan Film Fast and Furious

gosipbintang.comGosip bintang Hollywood, Vin Diesel menghadapi tuntutan atas dugaan pelecehan seksual pada tahun 2010 yang di duga terjadi selama proses pembuatan film Fast and Furious .

Asta Jonasson, asistennya selama syuting film tersebut, mengklaim bahwa Diesel menempelkannya ke dinding di kamar hotel.

Dalam gugatannya, Jonasson secara detail menjelaskan kejadian yang di duga terjadi. Dia mengatakan bahwa Diesel membawanya ke kamarnya di Hotel St. Regis dan memaksa dia ke tempat tidur.

Jonasson meminta Diesel untuk berhenti dan mencoba meninggalkan ruangan, tetapi Diesel mendekatinya dan melakukan hal yang mengerikan. Jonasson kemudian berteriak dan berlari ke kamar mandi.

BACA JUGA:  Andre Taulany dan Band Stinky Kaget Terkait Somasi dan larangan membawakan Lagu 'Mungkinkah'

Menurut dokumen pengadilan, Samantha Vincent, saudara perempuan Diesel, langsung memecat Jonasson kurang dari dua minggu setelah dia mulai bekerja.

Selain tuduhan pelecehan seksual, gugatan tersebut juga mencakup klaim diskriminasi gender, pemutusan hubungan kerja yang salah, dan pengawasan yang lalai.

Kuasa hukum Vin Diesel, Bryan Freedman, membantah tuduhan tersebut yang di duga terjadi di Hotel St. Regis Atlanta pada tahun 2010.

“Faktanya, Vin Diesel dengan tegas membantah klaim ini secara keseluruhan,” kata Freedman, seperti yang di laporkan oleh Vanity Fair.

BACA JUGA:  Video Musik "Seven" Jungkook Tembus 300 Juta Tayangan di YouTube

“Ini adalah pertama kalinya Vin Diesel mendengar tentang klaim yang di buat oleh seorang karyawan yang hanya bekerja selama sembilan hari,” kata Bryan Freedman.

“Pengacara kami memiliki bukti yang jelas yang sepenuhnya membantah tuduhan aneh ini,” tambahnya.