Sebut Minuman Beralkohol di Persidangan Cerai Irish Bella dan Ammar Zoni, Kuasa Hukum Pertanyakan Validitas Pernyataan Saksi

Sebut Minuman Beralkohol di Persidangan Cerai Irish Bella dan Ammar Zoni, Kuasa Hukum Pertanyakan Validitas Pernyataan Saksi
Irish Bella dan Ammar Zoni/ Foto: Kolase Photogrid app

gosipbintang.com – Aktris Irish Bella membawa seorang saksi dalam persidangan cerai di Pengadilan Agama Depok, Kamis (4/1/2024).

Salah satu pernyataan yang menarik perhatian dari saksi Irish Bella, seorang asisten rumah tangga (ART), terkait Ammar Zoni. Sang ART menyatakan bahwa dia sering menemukan minuman beralkohol di kediaman Irish.

Kejadian ini di duga menjadi salah satu alasan mengapa Irish Bella ingin bercerai dengan Ammar Zoni.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, mempertanyakan validitas pernyataan tersebut.

BACA JUGA:  Taylor Swift Merayakan Ulang Tahunnya yang Ke-34 dengan Gaun Mewah dan Aksesori Berlian

“Selama bekerja, tentu kami selalu mempertanyakan hal-hal seperti ini kepada ART yang bekerja setiap hari,” kata Jon Mathias, seperti di kutip dari kanal YouTube Sambel Lalap.

Jon juga menyebutkan bahwa masalah ini sebelumnya tidak di sebutkan sebagai salah satu alasan Irish Bella ingin bercerai. Oleh karena itu, dia perlu mengonfirmasi pernyataan saksi ART tersebut kepada kliennya.

“Saya akan berbicara terlebih dahulu dengan Ammar Zoni,” ujarnya.

Jon Mathias juga akan meninjau kembali keabsahan pernyataan saksi ART yang di bawa oleh Irish Bella.

BACA JUGA:  Sarah Sechan Bantah Pansos dan Berikan Klarifikasi Terkait Gosip Nagita Slavina

Hal ini di karenakan berdasarkan catatan gugatan, Irish Bella sudah mengalami pertengkaran dengan Ammar sejak tahun 2020.

Namun, Jon Mathias menyebutkan bahwa saksi yang di hadirkan oleh Irish Bella baru mulai bekerja pada tahun 2021.

“Katanya pertengkaran terjadi pada tahun 2020, namun semua saksi yang di hadirkan berasal dari tahun 2021. Bagaimana mereka bisa menjelaskan apa yang terjadi pada tahun 2020 mengenai pertengkaran tersebut,” tuturnya.

“Menurut pendapat kami, kualitas saksi tersebut tidak memenuhi standar independen,” tambah Jon Mathias.